Karena bentuk tempurungnya yang unik dan warnanya yang eksotis, kura-kura kini bukan hanya hewan peliharaan favorit—permintaannya melonjak tajam dalam tiga tahun terakhir dan membuka potensi usaha kura-kura yang menjanjikan bagi Anda yang ingin memasok baik untuk pasar pecinta reptil maupun untuk kebutuhan edukatif.
Sebagai calatih yang ingin membaca potensi usaha kura-kura, Anda wajib tahu bahwa enam spesies darat impor paling dicari pembeli: sulcata, hermani, Indian Star, Pardalis, red foot, dan aldabra; keunikan masing-masing kura-kura ini menjanjikan margin menarik bagi peternak maupun pedagang.
Di antara sekian varian, sulcata dan aldabra paling diminati karena ukuran besar, umur panjang, serta daya tahan African sulcata yang mampu hidup di iklim tropis—faktor-faktor inilah yang memperkuat potensi usaha kura-kura sebagai hewan hias bernilai tinggi maupun investasi jangka panjang.
Kura-kura sulcata mampu mencapai panjang 45 cm dan berat 40 kg, cocok untuk cuas tropis Indonesia—faktor ini semakin menambah potensi usaha kura-kura yang menjanjikan karena hewan ini mudah beradaptasi, bahkan di lingkungan gurun sekalipun.
Di pasar Indonesia, sulcata berukuran 6–10 cm dibanderol Rp 1–6 juta per ekor, sementara individu 40 cm (umur sekitar 5 tahun) yang sudah siap kawin mencapai Rp 17 juta—fakta ini menunjukkan betapa menjanjikannya potensi usaha kura-kura bagi calon peternak yang mencari hewan bertelur besar bernilai tinggi.
Kura-kura Aldabra—spesies raksasa asal Afrika Timur yang dapat mencapai panjang 1,5 m dan berat 250 kg—mulai dipasarkan sejak ukuran 13 cm dengan harga puluhan juta, lalu menembus miliaran rupiah setelah dewasa, sehingga menjanjikan potensi usaha kura-kura yang sangat menggiurkan bagi peternak maupun kolektor.
Contoh nyata potensi usaha kura-kura terlihat ketika Irfan Hakim rela merogoh kocek setara harga Mitsubishi Pajero demi satu ekor kura-kura Aldabra berukuran 60 cm milik Rudy Wang dari Pets Ministry; kejadian tersebut menunjukkan bahwa kelompok konsumen high-end siap membayar premium untuk hewan eksotis berkualitas, sehingga membuka peluang besar bagi peternak yang ingin menjadikan kura-kura sebagai lahan investasi bernilai tinggi.
Semakin banyak masyarakat Indonesia yang tak segan mengalokasikan budget khusus untuk memelihara kura-kura, karena mereka telah melihat potensi usaha kura-kura mulai dari penjualan bibit hingga layanan perawatan premium yang menjanjikan keuntungan berlipat.
Selama pandemi, aktivitas di rumah mendorong banyak orang memelihara hewan, termasuk kura-kura yang dianggap perawatannya praktis—tren ini justru membuka potensi usaha kura-kura bagi Anda yang ingin menawarkan satwa menarik namun minim ribet kepada calon pembeli.
Empat tahun lalu, Urban Squad Farm baru mulai merintis potensi usaha kura-kura; kini, di tengah pandemi, permintaan melonjak tajam sehingga Wem Lumanauw meyakinkan calon investor bahwa bidang ini siap memberi keuntungan berkelanjutan.
Data lapangan menunjukkan harga kura-kura impor selama satu dekade terakhir berada di kisaran Rp 1 juta per ekor, dan tren terkini menunjukkan peningkatan tipis yang justru memperkuat potensi usaha kura-kura sebagai lahan investasi bernilai tinggi bagi calon pembeli yang ingin memasuki pasar reptil premium.
Melihat antusiasme pecinta kura-kura yang terus meningka—bahkan di tengah pandemi—terbuka luas potensi usaha kura-kura, karena hewan ini dipilih sebagai peliharaan yang unik, perawatannya mudah, dan biaya langganannya ringan.
Menilik potensi usaha kura-kura, hewan ini minim risiko sakit—hanya pilek ringan jika terjadi—tidak butuh vaksin mahal seperti kucing atau anjing, serta sangat hemat pakan karena cukup hidup dari rumput, sayur, dan pelet berkualitas.
Popularitas kura-kura yang melejit di media sosial—didukung pula oleh Ananda Omesh, Desta, dan Atta Halilintar—membuat banyak orang berpikir untuk memelihara hewan ini, sekaligus menyingkap potensi usaha kura-kura yang semakin menggiurkan.
Membeli anakan kura-kura Sulcata berukuran 8 cm saat ini masih di bawah Rp 1 juta, namun dalam waktu enam bulan saja nilainya bisa naik dua kali lipat, membuktikan bahwa potensi usaha kura-kura cukup menjanjikan untuk pemula yang ingin memulai bisnis pet shop.
Dengan potensi usaha kura-kura yang menjanjikan, Anda cukup memelihara satwa ini selama lima tahun agar ia tumbuh hingga 40 cm dan siap dipasarkan di kisaran puluhan juta rupiah, menjadikannya langkah investasi bernilai tinggi.
Setiap bulan, Rudy membuktikan potensi usaha kura-kura dengan menjual puluhan ekor berbagai ukuran dan jenis, sementara rekannya Wem berhasil memasarkan ratusan kura-kura bayi berukuran 5–10 cm yang paling dicari, yakni sulcata, karena tampilannya menarik dan harganya ramah di kantong.
Potensi usaha kura-kura sangat menjanjikan karena perawatannya sederhana, biaya operasional rendah, dan permintaan pasar konsisten tinggi, sehingga Anda bisa balik modal lebih cepat dengan risiko minimal.
Menurut Wem, potensi usaha kura-kura sangat menjanjikan karena selisih margin-nya bisa melonjak hingga 50%, sehingga Anda bisa balik modal lebih cepat dan menikmati keuntungan berlipat dalam waktu singkat.




