Untuk memperkuat bisnis pesantren, Shopee Barokah menggelar Kompetisi Bisnis Digital Santripreneur “Dari Pesantren untuk Pesantren” sejak Januari 2026; pemenangnya berhak atas modal usaha santri 50 juta yang langsung bisa diputar untuk memproduksi dan memasarkan produk unik secara daring.
Dari ratusan toko santri yang ikut serta, Shopee Barokah menyaring lima juara asal Jawa Barang berdasarkan hasil penjualan 3 bulan terakhir, inovasi produk, serta pengelolaan toko yang syar’i; mereka kini menerima modal usaha santri 50 juta dan bimbingan strategi marketing sebagai apresiasi nyata agar bisnisnya makin berkah dan relevan di mata pembeli Muslim.
- Toko Darul Fress dari Ponpes Al Ittifaq Ciwidey menyabet juara 1 dengan sayur & buah pilihan, berangkat umrah sekaligus menerima modal usaha santri 50 juta—bagiannya Rp 15 juta langsung untuk perluas pasokan sayur segar Anda.
- Butuh perlengkapan mandi jenazah herbal? Adden Indonesia dari Ponpes Persis 259 Pangalengan meraih posisi kedua, mengantongi Rp 15 juta dari modal usaha santri 50 juta agar stok ramah lingkungan tetap terjaga.
- Ageung Fresh Kab. Bandung tempati podium ketiga, memborong Rp 10 juta dari total modal usaha santri 50 juta untuk memastikan sayur & buah di rak selalu fresh sampai dapur Anda.
- Dress Kondangan Cirebon dan Yudi Sucau Shop Garut juga masuk kantong pemenang, masing-masing mendapat Rp 5 juta—total Rp 10 juta lagi dari modal usaha santri 50 juta—siap memenuhi kebutuhan fashion & jasa Anda.
Jodi, pemilik Adden Indonesia yang meraih juara kedua di Jawa Barat, baru mulai berjualan online pada awal Februari 2026 setelah pelatihan Shopee Barokah; kini ia membuktikan bahwa dengan modal usaha santri 50 juta dan panduan yang tepat, siapa pun bisa mengelola toko daring secara profesional dan langsung dilirik pembeli.
Setelah mengikuti pelatihan bisnis digital Shopee, Jodi kini membawa produknya dari pasar fisik ke toko online, membuktikan bahwa modal usaha santri 50 juta bisa diperluas jangkauannya ke seluruh Indonesia dan memberi manfaat lebih besar bagi masyarakat.
Kompetisi ini adalah bagian dari program pelatihan 1.000 santri di berbagai daerah yang bertujuan mendukung upaya Pemerintah Provinsi Jawa Barat memperkuat ekonomi pondok pesantren melalui pengembangan UMKM. Sebagai buyer, Anda bisa melihat potensi besar di sini—termasuk kesempatan mendapatkan modal usaha santri 50 juta yang disiapkan untuk membantu santri mengembangkan bisnis yang berkelanjutan dan berdampak sosial.
Wakil Gubernur Jabar, Uu Ruzhanul Ulum, menegaskan bahwa pesantren kini juga menumbuhkan wirausaha muda; dengan modal usaha santri 50 juta hasil kompetisi literasi digital, santri bisa langsung mengembangkan bisnis halal tanpa mengganggu target jangka panjangnya menjadi pemimpin yang bertaqwa dan ulama yang bermanfaat.
Program ini menyiapkan santri menjadi pengusaha tangguh dengan dukungan modal usaha santri 50 juta, sehingga pesantren sekaligus membangun sumber ekonomi mandiri yang menjanjikan.
Direktur Shopee Barokah, Bukhori Muslim, menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi yang membuat program modal usaha santri 50 juta ini berjalan lancar; ia menegaskan bahwa potensi kewirausahaan santri—jika disalurkan melalui ekosistem digital—tidak hanya menciptakan peluang ekonomi bagi diri mereka, melainkan juga memperkuat daya beli dan kesejahteraan komunitas sekitar, termasuk Anda sebagai calon pembeli yang turut mendukung produk-produk lokal berkualitas.
Dengan modal usaha santri 50 juta, Pesantren yang telah melahirkan banyak produk berkualitas kini membuka pintu bagi Buyer Intent untuk berkontribusi langsung—mendukung pertumbuhan ekonomi santri sekaligus memperluas dampak positif bagi lingkungan pendidikan mereka.




