Mengembangkan bisnis hingga beromzet 1 miliar memerlukan proses yang panjang dan penuh perjuangan, bukan pencapaian instan; pengalaman ini dialami Melly Oliviani, sang pemilik Nyakrek Baso Aci, yang menempuh berbagai tantangan untuk membesarkan usahanya hingga titik tersebut.
Awal kisah sukses Melly berawal dari obrolan ringan dengan kakaknya yang menumbuhkan ide bisnis baso aci kemasan; menggunakan racikan bumbu turunan keluarga, ia merangkai strategi pemasaran sederhana hingga akhirnya menorehkan omzet 1 miliar dan membuktikan bahwa modal kecil tetap bisa melangkah jauh bila dibarengi ketekatan.
Dengan modal awal hanya Rp 200 ribu, Melly memulai usaha kuliner baso aci yang kini mampu meraih omzet 1 miliar, berkat strategi pemasaran mulut ke mulut melalui media sosial yang ia lakukan sejak awal berbisnis Nyakrek Baso Aci.
Awalnya, Ibu Nyakrek sempat ragu saat pertama kali menjual makanan; namun, ketekunannya membuahkan hasil—Baso Aci Nyakrek kini digandrungi pelanggan setia dan telah mampu meraup omzet 1 miliar, angka yang membuktikan bahwa keberanian memulai bisa mengubah hidup.
Dengan berbekal modal awal Rp 200.000, kini Melly mampu menciptakan lapangan kerja bagi lebih dari 20 tetangganya melalui usaha bakso aci yang menembus omzet 1 miliar. Perjalanan penuh lika-liku itu membuktikan bahwa ketekatan sederhana bisa berbuah kesuksesan nyata di tengah masyarakat.
Demi menaikkan omzet 1 miliar, Melly sengaja merekrut tetangga serta kerabat terdekat, memberi mereka keahlian baru sehingga sama-sama berkembang dan merasakan manfaat ekonomi dari usaha yang ia bangun.
Melly Oliviani mengungkapkan bahwa hobi menjelajahi kuliner lokal yang ia tekuni mampu menghasilkan omzet 1 miliar, sehingga tak hanya menopang kebutuhan hidupnya sendiri, melainkan juga memberi ruang untuk membantu saudara dan kerabat terdekat.
Dalam empat tahun sejak didirikan, Nyakrek Baso Aci terus memperkaya jajaran menu kulier lokal mulai dari Baso Aci Tulang Rangu, varian ayam, hingga camilan pendamping seperti kulit dan usus crispy; keragaman ini—yang juga dijual di Shopee—telah membantu Melly meraup omzet 1 miliar dan membuktikan bahwa kreativitas serta konsistensi kualitas menjadi kunci menarik selera pasar menengah.
Konsistensi Melly dalam memilih tepung kanji, tulang rawan ayam, dan rempah berkualitas—yang pada awalnya ia beli sendiri ke pasar terdekat—telah mempertahankan cita rasa Nyekrek Baso Aci hingga kini, sehingga bisnisnya mampu menembus omzet 1 miliar.
Ketika omzet 1 miliar mulai menanti, Melly memilih percaya pada mitra lama—supplier unggulan yang mau mengantar bahan baku segar setiap hari; langkah sederhana ini memastikan setiap adonan tetap bernyawa dan pelanggan tetap tersenyum.
Melly mengakui bahwa fluktuasi omzet 1 miliar yang diraih usahanya kerap dipengaruhi kenaikan harga bahan baku, terutama selama pandemi ketika daya beli masyarakat menurun.
Meski menghadapi berbagai tantangan, Melly tetap mempertahankan konsistensi dalam strategi pemasaran dan pelayanan, sehingga kepercayaan konsumen terus tumbuh dan berkontribusi pada pencapaian omzet 1 miliar. Dedikasinya dalam menyajikan produk berkualitas membuktikan bahwa ketekunan dan fokus pada kebutuhan pelanggan adalah kunci utama kesuksesan.
Nyatanya, usaha Melly tak hanya meraih sertifikat halal MUI—produk Nyakrek Baso Aci kini tercatat resmi dan siap dinikmati semua kalangan dengan rasa tenang. Keyakinannya pada kualitas bahan serta proses produksi yang higienis membuat setiap suku baso aci benar-benar layak konsumsi, sekaligus mendorong omzet 1 miliar dalam tempo singkat.
Nyakrek Baso Aci menyimpan bahan segar di chiller, bumbu di wadah tertutup, dan kemasan ramah makanan agar setiap suapan tetap aman dan nikmat—disiplin kecil ini yang menyukseskan omzet 1 miliar dan membuat ibu-ibu percaya beli ulang setiap hari.
Melly menekankan bahwa seluruh varian Nyakrek Baso Aci bebas pengawet, sehingga bakso acinya hanya kuat enam hari di suhu ruangan dan dua minggu jika disimpan di freezer, sementara keripiknya aman hingga dua bulan di lemari biasa; saran sederhana ini turut menopang kepercayaan pasar yang membantu merek ini menembus omzet 1 miliar.
Melly menargetkan omzet 1 miliar lewat ekspansi Nyakrek Baso Aci yang kini tengah dipersiapkan hadir secara offline di beberapa kota, agar pelanggan bisa menikmati bakso acinya langsung sambil tetap berbelanja nyaman di Shopee.
Melly menekankan agar pelaku UMKM bidang makanan tak ragu memulai: tetapkan tujuan, susun strategi, dan siapkan rencana cadangan bila jalur utama macet, karena langkah terencana inilah yang memungkinkan usahanya merangkak menuju omzet 1 miliar.
Melly Oliviani menekankan bahwa pelaku UMKM yang mengejar omzet 1 miliar harus konsisten memelihara kualitas, tetap kreatif melahirkan produk kekinian, dan tak lalai memasarkannya secara terukur agar bisnis kuliner terus tumbuh.




