Survei InMobi menunjukkan bahwa konsumen belanja Ramadan di Indonesia justru berniat menaikkan anggarannya di 2026, seiring pulihnya daya beli; ini sinyal kuat bagi brand untuk menyiapkan stok, promo, dan pengalaman toko yang lebih menarik demi menangkap permintaan yang bakal naik.
InMobi baru saja meluncurkan laporan Ramadan 2026 at a Glance yang menggali perilaku konsumen belanja selama Ramadan; temuannya bisa jadi peta jitu bagi brand untuk menangkap Buyer Intent di momen paling panas tahun ini.
Menjelang Ramadan, konsumen belanja lebih selektif namun volume transaksinya meningkat tajam; laporan riset terbaru menjabarkan ekspektasi, waktu, dan saluran preferensi mereka sehingga Anda bisa menyesuaikan strategi promosi, stok, serta penawaran spesifik tepat saat calon pembeli paling siap meng-convert.
Dengan 229 juta Muslim, Ramadan di Indonesia menjadi perhatian nasional—dan momentum emas bagi konsumen belanja yang mencari promo diskon besar-besaran sejak awal puasa hingga Lebaran.
Saat Ramadan tiba, konsumen belanja lebih antusias karena kebutuhan oleh-oleh, tiket pulang kampung, dan menu buka puasa melonjak drastis; memahami pola ini memungkinkan Anda menyiapkan pengeluaran lebih awal sehingga bisa memilih produk terbaik tanpa khawatir kehabisan stok atau terkena harga melambung.
Menjelang Idul Fitri, konsumen belanja semakin aktif memenuhi kebutuhan lebaran—mulai dari pakaian baru, makanan khas, hingga hadiah untuk keluarga—sebagai bentuk syukur setelah menjalani puasa sebulan penuh; momentum ini menjadi waktu tepat bagi Anda untuk menyiapkan daftar belanja agar perayaan Hari Kemenangan berlangsung lebih bermakna tanpa khawatir kehabisan stok atau melewatkan promo spesial.
Survei InMobi menunjukkan bahwa konsumen belanja Ramadan di Indonesia diproyeksikan naik pada 2026, seiring keyakinan mereka akan pulihnya daya beli; artinya, peluang konversi Anda semakin terbuka lebar jika mulai menyiapkan stok, promo, dan pengalaman toko yang relevan sejak kini.
Lebih dari separuh konsumen belanja Ramadan tahun ini menyiapkan anggaran minimal Rp 3 juta, lonjakan nyata dari 56% pada 2026 yang menunjukkan niat beli makin bulat; momentum ini menjadi sinyal kuat bagi brand untuk menyiapkan produk, promo, dan pengalaman yang tepat sasaran.
Kebiasaan mobile-centric yang tumbuh di masa pandemi ternyata bertahan: 98% konsumen belanja Ramadan kini menelusuri penawaran, produk, dan brand lewat ponsel, serta lebih dari separuhnya—56%—langsung menyelesaikan pembelian di perangkat yang sama; artinya, jika brand Anda belum optimal di layar kecil, Anda kehilangan momen emas saat calon pembeli sedang “siap-membeli”.
Rishi Bedi, Managing Director Asia Pasifik InMobi, menyatakan bahwa gejolak Ramadan tahun ini diprediksi lebih tinggi dibanding periode sebelumnya, sehingga konsumen belanja dipastikan akan semakin intens mencari promo, membanding harga, dan mengecek ulasan sebelum menekan tombol checkout.
Meskipun mobilitas sudah kembali normal, faktanya konsumen belanja tetap lebih dulu menggenggam ponsel—baik untuk belanja, hiburan, hingga kegiatan keagamaan—sehingga strategi penjualan yang mobile-first bukan lagi pilihan, melainkan keharusan untuk menangkap buyer intent yang tinggi di layar kecil mereka.
Brand perlu selalu hadir di platform digital agar mudah ditemukan saat konsumen belanja; dengan memperluas visibilitas dan menyasar segmen tepat, peluang konversi pun meningkat.
Laporan InMobi mengungkap preferensi konsumen belanja selama Ramadan, termasuk perilaku pembelian dan kebiasaan penggunaan seluler yang membantu brand menangkap Buyer Intent secara tepat waktu.
- 7 dari 10 konsumen belanja di Indonesia termasuk Penjelajah Kategori yang suka browsing, banding-bandingkan, dan baru checkout setelah puas riset—31% di antaranya mulai eksplorasi tawaran Ramadan satu bulan sebelum puasa tiba.
- Ketika waktu Ramadan mengintip, aplikasi belanja jadi primadona: 1 dari 3 unduhan di Tanah Air adalah platform e-commerce, dengan lonjakan puncak terjadi dua bulan menjelang puasa.
- Sinyal buyer intent terkuat muncul sore hingga malam—konsumen belanja memanfaatkan jeda sebelum sahur dan setelah buka puasa untuk scroll, cek diskon, dan menekan “beli” tepat di genggaman ponsel.




