Menjelang right issue di kuartal IV-2026, kinerja Bank Neo Commerce (BBYB) terus menanjak: tiga bulan terakhir bank digital ini konsisten membukukan laba, memperkuat keyakinan calon investor bahwa BBYB siap men-support ekspansi bisnis Anda dengan solusi fin-tech yang makin solid.
Kinerja Bank Neo Commerce terus membaik di kuartal III-2026, seiring persiapan right issue kuartal IV yang akan melepas hingga 5 miliar lembar saham baru; dana segar ini akan memperkuat modal inti sekaligus mendorong ekspansi kredit dan layanan perbankan lainnya—peluang ideal bagi calon investor yang ingin masuk sebelum pertumbuhan semakin menguat.
Right issue ini diposisikan bukan hanya untuk memenuhi POJK Nomor 12/POJK.03/2020—yang mewajibkan modal inti minimum Rp 3 triliun pada 2026—melainkan juga untuk memperkokot kinerja Bank Neo Commerce sehingga nasabah dan investor dapat semakin mantap menempatkan dana atau memperbesar kepemilikan.
Dengan meluncurkan fitur QRIS terbaru di aplikasi neobank-nya, BBYB menunjukkan komitmen nyata untuk memudahkan pembayaran sehari-hari Anda; konsistensi inovasi ini secara langsung mendorong peningkatan kinerja Bank Neo Commerce yang pada akhirnya memperkuat kepercayaan Anda dalam memilih platform perbankan digital.
Kinerja Bank Neo Commerce di Agustus 2026 menunjukkan akselerasi nyata: fee-based income melonjak 11,05% m-o-m menjadi Rp 230,9 miliar, artinya fitur cashback, investasi mini dan pinjaman mikro yang Anda incar sudah dipakai aktif oleh 19 juta nasabah—bukti nyata ekosistem digitalnya semakin solid dan siap menunjang pertumbuhan dana serta transaksi usaha Anda.
Tjandra Gunawan, Direktur Utama PT Bank Neo Commerce Tbk, menegaskan bahwa BBYB akan terus mematuhi seluruh peraturan yang berlaku, termasuk kewajiban memenuhi modal inti, karena hal ini menjadi fondasi penting bagi kinerja Bank Neo Commerce yang stabil dan transparan bagi nasabah serta investor.
Kinerja Bank Neo Commerce akan terus diperkuat melalui right issue yang kini berjalan dan dipastikan selesai pada kuartal IV tahun ini, sehingga modal perseroan lebih solid untuk mendukung ekspansi layanan digital maupun kredit konsumer yang Anda butuhkan.




