Studi Alibaba Group menunjukkan 73% konsumen global—naik menjadi 87% di Asia berkembang—berniat menerapkan gaya hidup sehat pasca-pandemi yang juga berkelanjutan, meski biaya tinggi dan keterbatasan akses masih jadi penghalang utama.
Hasil The Sustainability Trends Report 2026—yang menelusuri 14.000 konsumen di Asia, Eropa, dan Timur Tengah—menunjukkan bahwa kenyamanan (53%) dan harga terjangkau (33%) adalah kunci utama mendorong perubahan perilaku berkelanjutan; dengan kata lain, konsumen yang kini mengejar gaya hidup sehat pasca-pandemi akan beralih ke produk ramah lingkungan bila prosesnya mudah dan tetap sesuai budget.
Sebanyak 38% pembeli menilai skeptis klaim “berkelanjutan” di pasar gaya hidup sehat pasca-pandemi, dan hanya 15% yang sepenuhnya percaya; oleh karena itu, Anda sebagai calon pembeli berhak menuntut transparansi informasi sebelum memilih produk yang benar-benar mendukung keberlanjutan dan kesehatan jangka panjang.
Dengan gaya hidup sehat pasca-pandemi yang makin diminati, konsumsi berkelanjutan kini menjadi pilihan cerdas bagi Anda yang ingin tetap sekaligus menjaga bumi. Liu Wei, Pimpinan Strategi ESG Grup Alibaba, menegaskan bahwa pola belanja ramah lingkungan bukan hanya mengurangi jejak karbon, tapi juga membuka peluang bisnis jangka panjang yang stabil untuk ekonomi digital—termasuk produk-produk yang Anda butuhkan setiap hari.
Alibaba baru saja merilis laporan ESG terbarunya yang menunjukkan konsumen global kini lebih sadar menjalani gaya hidup sehat pasca-pandemi, termasuk memilih produk berkelanjutan. Meski tren ini merata, tingkat keterlibatan dan cara berbelanja ramah lingkungan tetap berbeda di tiap wilayah—informasi penting bagi Anda yang ingin menyesuaikan strategi produk dan pemasaran.
Mayoritas konsumen global—76%—tengah mencari panduan konkret untuk beralih ke gaya hidup sehat pasca-pandemi yang juga ramah lingkungan, dengan angka paling tinggi di Filipina, Indonesia, dan UEA, menandakan peluang besar bagi brand yang menyediakan produk berkelanjutan lengkap dengan edukasi praktisnya.
58% konsumen percaya sudah cukup beraksi secara pribadi dalam praktik berkelanjutan, namun 73% di antaranya masih terbuka untuk belajar cara belanja daring yang lebih ramah lingkungan—peluang ini sejalan dengan tren gaya hidup sehat pasca-pandemi yang kini mempertimbangkan dampak setiap klik pembelian.
Menariknya, 88% konsumen di pasar negara berkembang Asia kini lebih bersemangat mempelajari cara berbelanja daring yang ramah lingkungan—angka ini jauh melampaui minar 66% di Asia maju maupun Eropa—sebagai bagian dari gaya hidup sehat pasca-pandemi mereka yang tidak hanya menjaga tubuh, tapi juga planet.
Demi mendukung gaya hidup sehat pasca-pandemi, hampir separuh pembeli di Asia berbondong-bondong memilih kemasan ramah lingkungan, sementara konsumen Eropa lebih memilih mendaur ulang sendiri; nyatanya kenyamanan tetap jadi syarat utama—hanya saja, satu dari tiga orang masih ragu karena menganggap produk berkelanjutan terlalu mahal.
Survei menunjukkan 48 % calon pembeli terhambat karena belum memahami keunggulan produk berkelanjutan, sementara 45 % lainnya terkendala harga; informasi yang transparan dan pilihan yang terjangkau justru menjadi kunci agar konsumen dapat menerapkan gaya hidup sehat pasca-pandemi tanpa ragu.
Survei menunjukkan 53% konsumen baru mau berpilihan berkelanjutan bila caranya nyaman—angka ini melonjak hingga 61% di Asia—sementara 33% lainnya terkendala harga; di Thailand misalnya, 84% merasa produk ramah lingkungan terlalu mahal. Karena kenyamanan dan harga menjadi penentu, peluang terbuka bagi brand yang menyederhanakan gaya hidup sehat pasca-pandemi lewat produk terjangkau, mudah ditemukan, dan nyaman dipakai sehari-hari.
Menyongsong gaya hidup sehat pasca-pandemi, konsumen kini lebih peduli pada produk yang benar-benar sejalan dengan janji keberlanjutannya; brand yang transparan—mendukung klaim dengan data nyata—bukan hanya menutup kesenjangan ‘ucapan-aksi’, tapi juga membangun kepercayaan emosional sehingga Anda sebagai pembeli merasa dihargai sepanjang perjalanan hijau bersama.





