Food & Hotel Indonesia 2026 Hadirkan 32.000 Buyer, Rekor Pasca-Pandemi Tertinggi

Food & Hotel Indonesia 2026 yang berlangsung bersama Hotelex, Speciality Food, dan Retail Indonesia berhasil menarik 32.000 pengunjung profesional; artinya Anda akan bertemu lebih banyak pemasok potensial, membandingkan produk secara langsung, dan menutup transaksi lebih cepat di satu lokasi.

Food & Hotel Indonesia 2026 di JIEXPO memang bukan sekadar pameran lokal: buyer dari Singapura, Malaysia, Australia, Korea Selatan, Italia, China, India, Jepang hingga Amerika Serikat berkeliling aisle sambil menilik 500+ booth exhibitor asal 26 negara—kesempatan emas untuk Anda menemukan supplier global dalam satu lokasi.

Bacaan Lainnya

Menurut Juanita Soerakoesoemah, Event Director Food & Hotel Indonesia 2026, keberhasilan FHI edisi ke-16 tercermin dari kelancaran Business Matching Program—ruang privat yang mempertemukan buyer dengan perusahaan pameran agar diskusi kerja sama bisa langsung tuntas di tempat.

Dalam empat hari Food & Hotel Indonesia 2026, 250 pertemuan bisnis telah terselenggara di executive business lounge—bukti nyata bahwa pameran ini adalah tempat paling tepat untuk menemukan rekanan baru dan memperluas jaringan usaha kuliner serta perhotelan Anda.

Food & Hotel Indonesia 2026 tak hanya memamerkan produk, tapi juga menjadi ruang belajar intensif di mana Anda bisa bertanya langsung pada praktisi perhotelan dan F&B untuk mengantisipasi tren 2026, mengikuti workshop hingga masterclass yang dirancang meningkatkan efisiensi operasional, serta memenangkan kompetisi bersama asosiasi profesi untuk memperluas jaringan strategis.

Food & Hotel Indonesia 2026 dirancang sebagai katalis pertumbuhan bagi pelaku usaha hospitality dan F&B Indonesia, mempertemukan supplier global dengan pembeli yang mencari inovasi terkini untuk meningkatkan daya saing bisnisnya di pasar internasional.

Food & Hotel Indonesia 2026 menjadi gerbang emas bagi brand F&B dan hospitality global yang ingin meraih pasar Indonesia—sektor yang tumbuh double-digit dan masih jauh dari titik jenuh. Di sini, buyer bisa langsung menjalin koneksi dengan owner, chef, dan procurement hotel besar, sekaligus meluncurkan produk di tengah geliat wisata dan lifestyle yang kian membesar.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, secara khusus menyampaikan dukungan pemerintah atas kehadiran pameran offline Food & Hotel Indonesia 2026, pasca-hiatus panjang akibat pandemi—penghargaan ini ia sampaikan melalui video pembukaan yang menandai komitmen serius Indonesia untuk kembali mempercepat pemulihan industri hospitality dan F&B. Sambutan tersebut sekaligus menegaskan bahwa Food & Hotel Indonesia 2026 menjadi wadah strategis bagi para buyer, supplier, serta pelaku usaha untuk menemukan produk inovatif, membangun koneksi baru, dan segera mengambil peluang pertumbuhan pasar yang sedang rebound.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menegaskan apresiasinya terhadap para pelaku industri kreatif yang berupaya membangkitkan kembali perekonomian nasional melalui Food & Hotel Indonesia 2026, sehingga Anda sebagai calon pembeli dapat memperoleh produk dan layanan hotel terbaru dengan kualitas teruji dari semangat inovasi ini.

Food & Hotel Indonesia 2026 menjadi ruang strategis untuk menampilkan produk unggulan Indonesia di mata investor lokal maupun global, sehingga supplier dapat langsung terhubung dengan calon pembeli yang sedang mencari bahan lokal berdaya saing tinggi; sekaligus acara ini mendorong hotel dan pelaku pariwisata berinovasi memanfaatkan bahan-bahan dalam negeri, memastikan Anda memperoleh pasokan yang lebih fresh, sustainabel, dan menguntungkan.

Food & Hotel Indonesia 2026 yang telah dihelat lebih dari 28 tahun ini membuktikan komitmen Pamerindo Indonesia dalam menghadirkan pasar paling komplet untuk supplier peralatan dapur, perhotelan, dan kuliner—dengan dukungan penuh pelaku usaha pariwisata serta stakeholder yang memastikan Anda mendapatkan penawaran terbaik untuk pengadaan kebutuhan bisnis.

Dengan hadir di Food & Hotel Indonesia 2026, Anda tak sekadar mendukung pemulihan industri hospitality, melainkan sekaligus memperluas jaringan bisnis dan memperkenalkan kuliner nusantara kepada pembeli global melalui kampanye Indonesia Spice of The World—kesempatan tepat untuk menaikkan nilai transaksi dan brand awareness dalam satu gerakan.

Menurut Niraj dan Suraj Khiani, pendiri Bounce Street Asia Trampoline Park serta Naughty Olive Vegetarian Restaurant, kehadiran mereka di Food & Hotel Indonesia 2026 sangat mempercepat proses sourcing: dalam satu wadah mereka langsung bertemu puluhan supplier mesin, bahan makanan, dan bahan baku berkualitas yang kini menjadi tulang punggung operasional kedua usahanya.

Niraj mengaku Food & Hotel Indonesia 2026 menjadi momen tepat untuk mengumpulkan konten supplier dan teknologi restoran terbaru saat proses renovasi berlangsung, sehingga ia menyarankan agar pengelola F&B lain turut hadir di tiap edisi pameran ini demi mempercepat pembangunan ulang outlet mereka.

Desiree Tarigan, pendiri Mamitoko Dessert Shop, memastikan kebutuhan mesin dan bahan bakunya selalu terpenuhi lewat kunjungan rutin ke Food & Hotel Indonesia 2026—pameran tempat semua supplier andalannya berkumpul setiap tahun.

Desiree menyatakan kepuasan atas pengalamannya menghadiri Food & Hotel Indonesia 2026, di mana ia menemukan inovasi produk dan teknologi terbaru yang langsung bisa diadopsi untuk mengembangkan bisnis F&B-nya, sekaligus memperluas jaringan supplier yang lebih kompetitif.

Menurut Chef Rafael Triloko Basanto, Presiden Association of Culinary Professional (ACP) Indonesia, Food & Hotel Indonesia 2026 adalah momen emas bagi para profesional F&B dan hospitality untuk bertemu langsung, bertukar wawasan tentang tren terbaru, serta menemukan solusi inovatif yang siap meningkatkan performa bisnis Anda.

Food & Hotel Indonesia 2026 menjadi tonggak penting bagi pelaku F&B lokal untuk bangkit dan tumbuh lebih cepat, didorong oleh insight praktis yang diperoleh dalam Masterclass yang memotivasi mereka menyesuaikan strategi bisnis agar sejalan dengan proyeksi pertumbuhan industri.

Food & Hotel Indonesia 2026 menghadirkan FHI Digital Showroom—platform digital berbasis Saladplate—untuk menghubungkan supplier F&B dan hospitality dengan buyer global secara instan, sehingga Anda bisa melakukan sourcing, negosiasi, dan closing tanpa batasan waktu maupun lokasi. Hadirnya teknologi ini sejalan dengan program Making Indonesia 4.0 dan mempercepat pertumbuhan berkelanjutan industri, yang berarti peluang pasar lebih luas, rantai pasokan lebih efisien, serta keuntungan yang bisa langsung dirasakan oleh buyer seperti Anda.

Jika Anda sedang mencari wadah untuk memperluas jaringan dan segera memulihkan usaha pasca-pandemi, Food & Hotel Indonesia 2026 hadir untuk mengumpulkan para pelaku hotel dan F&B dalam satu ekosistem yang sinergis; setelah itu, momentum kolaborasi akan diperpanjang di Food, Hotel & Tourism Bali 2026 guna mendorong pertumbuhan pariwisata dan hospitality Indonesia secara berkelanjutan.

Food & Hotel Indonesia 2026 hadir kembali di Bali Nusa Dua Convention Center pada 22–24 September 2026, menghadirkan Pameran FHTB yang menjadi ajang one-stop sourcing bagi para profesional hospitality dan kuliner yang sedang mencari supplier terpercaya. Datang langsung dan temukan ragam produk inovatif, teknologi terkini, serta penawaran eksklusif dari ratusan exhibitor—semua dalam satu lokasi strategis di Bali.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *